Himaforesta

Himpunan Mahasiswa Forestry Universitas Jambi

Kamis, 28 Maret 2013

Penanaman 1 milyar pohon




Rabu, 12 desember 2012 hari ini kami mahasiswa kehutanan angkatan 2010 mewakili mahasiswa kehutanan universitas Jambi. Sebagai lembaga pendidikan yang bergerak dan berinovasi dibidang kehutanan melaksanakan kewajiban yang telah dibebankan dari pemerintah untuk ikut andil dalam pengurangan emisi karbon sekitar 20% lebih.

Sebenarnya kami semua mahasiswa kehutanan semuanya ingin ikut berpartisipasi, namun yang diminta hanyalah sedikit perwakilan dikarenakan masih banyak perwakilan oleh lembaga – lembaga lain yang bergerak dibidang kehutanan.

Lokasi penanaman 1milyar pohon di taman Rimba kota Jambi dari pukul 8 pagi sampai pukul 10 pagi dimulai dari acara pembukaan, penghargaan oleh dinas kehutanan yang ikut berpartisipasi dalam penghijuan. Adapun beberapa bibit yang ditanam ada arthrocarpus communis, durio zibhitinus dan banyak lagi yang lainnya. Dan yang llebih menarik lagi pihak panitia memberikan beberap jenis bibit tanaman hutan kepada semua tamu undangan yang hadir. Semuanya itu gratis hingga banyak undangan yang berebut untuk mengambil beberapa bibit yang akan ditanam di lahan yang mereka miliki.

Dengan senang hati kami pun mahasiswa banyak yang membawa bibit untuk kami tanaman dipekarangan yang ada. Dan yang banyak kami bawa adalah ramin, sukun, dan masih banyak lagi. Meskipun ada diantaranya ada yang tak membawa bibit pulang dikarenakan tidak ada lahan yang dapat untuk ditanam.

Penanaman 1milyar itu tidak hanya di taman rimba kota jambi saja namun diseluruh Indonesia, yang sebelumnya dijadwalkan di Sungai Gelam sebagai bumi perkemahan provinsi Jambi. Meskipun  penanaman di areal ini hanya sedikit, dikarenakan sebagai simbol penghijauan dikota Jambi. Dan masih banyak lagi penghijauan yang berada di luar kawasan ini tanpa adanya serimonial atau publikasi.

Oleh ;
Faridwan, report kegiatan mahasiswa kehutanan Universitas Jambi.



Rabu, 27 Maret 2013


Dari dulu harimau selalu dianggap manusia sebagai satwa yang amat mengagumkan. Kekaguman akan keelokannya terkombinasi dengan kekuatan manusia akan kegarangannya. Harimau memiliki tempat tersendiri dalam kebudayaan manusia dari jaman dahulu, hal ini terbukti
o   Kebudayaan hindu, dewa – dewi yang digambarkan menggunakan harimau sebagai kendaraan.
o   Kebudayaan budha, dipuja dengan lukisan di dinding candi.
o   Kebudayaan jawa, digunakan sebagai adegan pewayangan
o   Kebudayaan Sumatra, harimau sebagai jelmaan dari manusia yang sakti dan diapanggil dengan sebutan “nenek”, “kakek”, “datuk” dan lainnya.
o   Kebudayaan asia dan eropa, cerita rakyat mengenai kekuatan dan kebuasan harimau serta suku yang memuja harimau.
Hal ini menunjukkan bahwa harimau adalah satwa ikonik atau satwa kharismatik.


Subspesies harimau
Ada tiga sumber pembedaan harimau yang utama yang dapat dilihat kita pada harimau, ukuran tubuh, pola lereng dan warna pelage serta karakter tulang tengkoraknya.
o   Harimau bali ( punah 1930-an)
o   Harimau kaspia ( punah 1950-an)
o   Harimau jawa ( punah 1970-an)
o   Harimau sumatra
o   Harimau benggala
o   Harimau Siberia
o   Harimau Indochina
o   Harimau china selatan.

Morfologi dan reproduksi
o   Subspecies terkecil dari 5 spesies yang masih ada
o   Warna kulit lebih gelap dengan pola lereng yang lebih lebar dan rapat
o   Memiliki janggut dan surai yang lebih banyak dibandingkan subspecies lain
o   Ukuran tubuh jantan dewasa ( panjang 220 – 250cm, berat 115 -  125 kg) betina dewasa ( panjang 210 – 230cm berat 90 – 105kg).
o   Memiliki selaput diantara jari yang digunakan untuk berenang
o   Harimau Sumatra dapat berkembang biak kapan saja. Masa kehamilan adalah sekitar 130 hari.
o   Melahirkan 2 atau 3 ekor anak harimau sekaligus dan paling banyak 6 ekor.
o   Anak harimau pertama kali meninggalkan sarang pada umur 2 minggu dan belajar berburu pada umur 6 bulan.
o   Harimau muda meninggalkan induknya pada umur 2 tahun.
o   Harimau Sumatra dapat hidup selama 15 tahun dialam liar dan 20 tahun dalam kurungan.
o   Tanda – tanda areal territorial yaitu di temukan semprotan air seni di pohon tertentu dan ada cakaran di tanah.

Habitat
Harimau memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi untuk hidup di iklim yang berbeda – beda, sepanjang tersedia cukup mangsa dan sumber air serta terhindar dari ancaman potensial.
Paan harimau Sumatra adalah rusa sambar dan babi hutan. Dalam keadaan tertentu harimau Sumatra juga memangsa berbagai jenis mangsa alternative lain seperti kijang , kancil , beruk, landak, trenggiling, beruang madu dan kuau raja.
Di Sumatra, harimau terdapat di hutan hujan dataran rendah hingga pegunungan, dengan ketinggian antara 0 – 3.000 meter diatas permukaan laut dan menghuni jenis habitat seperti
o   Hutan primer
o   Hutan skunder
o   Hutan pantai
o   Hutan rawa gambut
o   Hutan tebangan
o   Perkebunan, hingga belukar terbuka.

Daya jelajah dan teknik berburu
Jarak jelajah rata-rata untuk harimau jantan adalah 33km, terjauh adalah 65km sedangkan jelajah rata-rata untuk betina adalah kurang dari 10km dan terjauh 33km.
Harimau menggunakan teknik perburuan yang mengandalakan taktik perburuan individual, tersembunyi, mengejar dan menyerang secara tiba-tiba lalu membunuh mangsanya. Namun tidak semua mangsa diserang maupun dibunuh dengan cara yang sama. Misalnya ada beberapa mangsa yang diterkam pada panggul belakangnya, ada yang diterkam pada bagian tenggorokan atau beagian belakang tengkuknya.

Status
Status hukum : berdasarkan PP No 7 tahun 1999 termasuk satwa yang dilindungi.
Status keberadaan : berdasarkan IUCN ( international union for the conservation of nature ) critical endangered.
Berdasarkan cites ( conservation on international trade in endangered spesies ) apendiks I

Kondisi terkini menurut kemenhut 2007
In-SITUanalisi terkini harimau berada di 12 bentang alam yang ada ( 18 kawasan hutan baik konservasi, lindung dan produksi) 400 – 500 ekor.
o   Kerinci sebelat
o   Bukit tiga puluh
o   Kuala Kampar –kerumutan
o   Bukit barisan selatan bagian selatan
o   Bukit balai rejang selatan
o   Rimbo panti – batang gadis bagian barat
o   Rimbo panti – batang gadis bagian timur
o   Tesso nilo
o   Bukit rimbang
o   Berbak ekosistem leuser
o   Sibolga

Issue strategis
o   Deforestasi & degradasi
o   Perburuan dan perdagangan
o   Konflik antara manusia dan harimau

Peraturan perundangan
Pemerintah merumuskan beberapa produk hukum untuk melindungi kelestarian harimau :
o   UU No 5 tahun 1990 tentang KSDAHE
o   PP No 7 tahun 1999 tentang pengawetan jenis flora dan fauna
o   Permenhut No P.241 tahun 2007 tentang strakohas 2007 -2017
o   Permenhut No. P48 tahun 2008 tentang pedoman penanggulangan konflik manusia – satwa liar

Upaya konservasi
Upaya konservasi harimau tidak hanya sebatas menyelamatkan individu atau kelompok harimau tetapi pelestarian habitat dan pelestarian satwa mangsanya. Dilakukan oleh
o   Pemerintah
o   NGO / LSM
o   Masyarakat


Konservasi harimau di TNKS
Kerinci seblat tiger protection & conservation unit
o   Kerjasama BBTNKS dengan FFI
o   Patroli rimba Menggunakan system  “ smart patrolling for tiger conservation keberadaan harimau Sumatra dan satwa mangsa. Monitoring ancaman dan pengamanan terhadap harimau Sumatra, satwa mangsa dan habitatnya. Melibatkan masyarakat local sekitar kawasan
o   Investigasi : undercover, serveilance, wawancara dan observasi.
o   Penanggulangan konflik manusia – harimau pencegahan, penanganan, rescue, rehabilitasi, dan relokasi/ release.
o   Penegakan hukum.


Oleh :
Faridwan, materi seminar sanggar tanah pilih di taman budaya Jambi pada 23 maret 2013.

Senin, 25 Maret 2013



Sebagai raja rimba satwa satu ini, sudah ribuan kali diabdikan dalam bentuk lukisan. Berkaitan dengan hal itu, para perupa Jambi tertantang untuk mengeksploitasi karekter binatang ini yang identik dengan kewibawaan dan nyali besar dan kemudian menyuguhkan lukisan harimau.


Gagasan unik ini beserta disambut oleh perupa di luar Jambi sebagai gagasan yang propagandis untuk pelestarian satwa langka dan sekaligus dapat turut mewarnai gerak kesenirupaan di Jambi. Kawan – kawan yang sepaham ini berasal dari berbagai daerah se Indonesia diantaranya Jawa Barat, Yogyakarta , Jawa timur, Jawa Tengah, Sumatra Barat dan Banda Aceh.


Dalam seni rupa dapat diungkapkan dalam dua bahasa yang sering digunakan yaitu
o   Ungkapan tersurat
o   Ungkapan tersirat


Secara kasat mata keindahan harimau, gesture tubuh yang anggun dan raut wajah garang mengancam, sudah mewakili symbol kegagahan dan wibawa tuan rumah ketika memajang lukisan ini disalah satu ruang, padahal dibalik semua itu masih banyak yang belum terungkap.


Ketika memahami yang tersirat dibalik symbol symbol itu sebenarnya adalah titik awal dari pemahaman kita terhadap ciptaan Tuhan. Sering kita mendengar pepatah :
o   Mulutmu harimaumu
o   Harimau terlompat karena belangnya
o   Harimau mati meninggalkan belangnya
o   Dll


Betapa arifnya nenek moyang kita dulu, yang telah memakai bahasa symbol seperti itu dalam setiap nasehat – nasehatnya hal ini merupakan perwujudan dari mitos.


Menteladani tutur bahasa mereka, kita sebagai perupa dituntut pula memakai bahasa gambar untuk member pencerahan kepada pengunjung pameran.


Visualnya mungkin tidak terlihat harimau seutuhnya lagi, yang ada hanya , tapak, mata, rangka bahkan hanya garis – garis belangnya saja ( ada beberapa perupa yang telah memulai bahasa ungkap ini dan merasakan kenyamanan disana.


Pemanfaatan symbol – symbol ini oleh para perupa dianggap memberikan ruang lebih luas dalam menyampaikan kebebasan ketika mengusung pesan dan tema lukisan mengenai harimau sumtra.


Dimata mereka, harimau bukan lagi binatang pemangsa berbelang merah dan hitam. Dimata mereka keganasan harimau adalah ganasnya kehidupan bagi sebagian insane. Bayang-bayang kekejaman harimau adalah bayang – bayang ketakutan korban dari pemangsa kehendak suatu kepentingan.


Hutan yang digunduli untuk perluasan perkebunan. Taring , kulit, misai yang dianggap sebagai benda keramat yang jadi kelangenan para kolektor barang antic. Bahkan orang – orang ini tak segan – segan mendanai pemburu liar untuk mengangkut mereka dari habitatnya.


Oleh :
Faridwan, materi seminar sanggar tanah pilih di taman budaya Jambi pada 23 maret 2013.

Senin, 15 Agustus 2011

(COMING SOON) PJH 2011

Pengenalan Jurusan dan Himpunan Program Studi Kehutanan 2011 akan segera di adakan
 Panitia Inti telah terbentuk.   
Untuk para peserta PJH / Maru pantau terus disini
karna informasi akan di update disini


ORANGHUTAN.TK

BERSIAPLAH    
THIS WILL BE NICE   
 

Jumat, 29 April 2011

langsung aja ke forum dengan klik di link dibawah lalu cari d thread bawah

Klik disini : Colek


Kamis, 14 April 2011

MATERI KULIAH SILVIKULTUR HUTAN ALAM

Sabtu, 09 April 2011

Panduan download dari 4shared.com

Info lebih lanjut di forum HIMAFORESTA.TK

link cepat kllik DISINI

Sabtu, 02 April 2011

Rabu, 09 Februari 2011

PBB menetapkan tahun 2011 sebagai Tahun Hutan Internasional(International Year of Forests 2011). Tema yang diusung dalam Tahun Hutan Internasional 2011 adalah “Forests for People” atau Hutan untuk Manusia.
Dengan ditetapkannya tahun 2011 sebagai Tahun Hutan Internasional diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hutan bagi kehidupan di Bumi. Bagi kehidupan manusia dan keanekaragaman hayati.
Menyelamatkan hutan berarti memelihara keragaman hayati baik keragaman tumbuhan dan satwa. Selain itu, dengan penetapan tahun 2011 sebagai Tahun Hutan Internasional bertujuan untuk mengurangi kemiskinan, menekan laju perubahan iklim, serta mempertahankan laju perkembangan.
Logo tahun hutan internasional 2011
Logo Tahun Hutan Internasional 2011
Tahun Hutan Internasional secara resmi akan dimulai pada 24 Januari mendatang. Dekrarasi ini bersamaan dengan sidang PBB yang membahas hutan di New York, Amerika Serikat.
Hutan untuk Manusia. “Forests for People” yang menjadi tema International Year of Forests 2011 didasari atas berbagai fakta diantaranya:
  • Hutan merupakan tempat hidup dan berkembangnya 80 persen keanekaragaman hayati dunia.
  • Hutan menjadi tempat tinggal bagi 300 juta orang dan menjadi tumpuan hidup 1,6 miliar manusia.
  • Hutan mempunyai kemampuan menyimpan karbon lebih banyak dibandingkan udara. Sehingga menyelamatkan hutan merupakan upaya paling efektif untuk mengurangiemisi karbon.
  • Hutan menutupi hingga 31 persen dari seluruh total permukaan bumi.
Dari data tersebut terlihat betapa pentingnya hutan bagi kehidupan di bumi. Baik bagimanusia maupun keanekaragaman hayati.
Logo Tahun Hutan Internasional 2011
Logo Tahun Hutan Internasional 2011
Namun kelestarian hutan semakin hari semakin terdesak. Hutan diberbagai negara di dunia mengalami deforestasi, termasuk di Indonesia. Indonesia dengan hutannya seluas133.300.543,98 ha (data lain menyebutkan 180 ha), hanya sekitar 23 persen saja yang terbebas dari deforestasi.
Deforestasi ini akibat dari berbagai aktifitas manusia seperti perambahan hutan, alih fungsi hutan menjadi pemukiman dan lahan pertanian, serta kebakaran hutan.
Semoga dengan ditetapkannya tahun 2011 sebagai Tahun Hutan Internasional, menjadi momentum yang menyadarkan penduduk bumi untuk lebih mengenal akan pentingnya hutan bagi kehidupan. Dengan itu, akan timbul kecintaan dan kesadaran untuk melestarikan hutan. Karena pada hakekatnya, melestarikan hutan adalah melestarikan kehidupan manusia.
Referensi dan gambar:
  • www.un.org/en/events/iyof2011/index.shtml (situs resmi IYF 2011)
  • Beberapa artikel di alamendah.wordpress.com

Minggu, 12 Desember 2010


berawal dari isenk-isenk ingin melihat hasil penanaman
ternyata hasilnya sangat mengejutkan mata
berikut HANYA BEBERAPA yang di foto dimana
foto-foto 6 hari setelah penanaman 1 milyar pohon
bertempat di rumah sakit abdul manaf kota jambi
yang di mana di pimpin langsung oleh Walikota Jambi Bapak Bambang



ternyata hanya simbolis saja sampai 6 hari , banyak pancang-pancang dan pelindung rebah dan tidak ada warga sekitar yang memperbaiki bahkan memnyiram dan merawat

dana yang di keluarkan untuk menanam 1 milyar pohon
hanya untuk menanam
bukan merawat dan menjaga serta mengkonservasi

begitu menyedihkan nya
anak-anak kehutanan
harus memantau kegiatan ini dengan seksama
jangan malu memperbaiki pohon-pohon baru yang di tanam
yang rebah atau rusak
kalau bukan kita siapa lagi gan??
GO GREENN

rebah tapi tak ada yang memperbaiki
bahkan warga sekitar pun tak mau peduli





yang ini di tanam langsung dengan bapak walikota
tapi begini jadi nya







dengan jiwa rimbawan saya mencoba membenahi beberapa pelindung serta pohon yang rebah dan tertindih

saat ini mungkin saya masih bisa memperbaiki yang nampak ini
tapi di kemudian hari>???
maka dari itu
anda-anda semua dapat di harapkan membantu dan mengawasi program ini

lestari!!!!!!!!!!!
(bakti 09)